Posmetro Medan | Menyajikan Fakta, Peristiwa & Fenomena
Home | Archive | E-Paper| Redaksi | Info Iklan  

Posmetro Medan | Menyajikan Fakta, Peristiwa & Fenomena
  Home  METRO SPORT
Selasa, 9 Februari 2010 | 10:17
Ranieri Dekati Rekor Capello

Selasa, 9 Februari 2010
ROMA-CLAUDIO Ranieri secara luar biasa membawa AS Roma merangsek naik ke posisi dua klasemen Liga Italia. Kemenangan atas Fiorentina membawa pelatih 58 tahun itu mendekati sebuah rekor yang sudah dituliskan Fabio Capello.

Ranieri masuk ke Roma di awal September lalu, saat kondisi tim tengah kurang baik menyusul performa buruk di awal musim. Menggantikan Luciano Spalletti, pelatih kelahiran 20 Oktober 1951 itu tak digantungi harapan besar dari Roma, yang saat itu terlempar tepat di batas aman zona degradasi.

Tapi setelah pekan demi pekan terlewati, Ranieri ternyata menunjukkan hasil kerja yang sangat memuaskan. Lihatlah di mana Francesco Totti dkk berada saat ini. Menyusul kemenangan 1-0 atas Fiorentina, I Lupi sukses menggeser AC Milan dari tangga kedua klasemen.

Roma kini tercatat sudah menjalani 19 pertandingan beruntun tanpa terkalahkan di semua kompetisi. Dari jumlah tersebut, 16 di antaranya berakhir dengan kemenangan dan cuma tiga yang berakhir imbang.

Dengan hasil tersebut, Ranieri cuma butuh satu kemenangan lagi untuk bisa menyamai sebuah rekor milik Fabio Capello. Saat membesut Roma di musim 2003-04, pria yang kini melatih timnas Inggris itu mencatat 20 laga tanpa terkalahkan.

Meski begitu, dalam buku sejarah AS Roma, Capello bukan pelatih dengan rekor tak terkalahkan paling lama. Saat ini catatan tersebut masih dipegang oleh Nils Liedholm yang sempat membawa Roma tak terkalahkan di 35 pertandingan beruntun.

Torehan tersebut dituliskan Liedholm sepanjang 11 bulan yang terbagi di dua musim pada awal 1980-an dengan mencatatkan 16 kemenangan dan 19 hasil imbang. Demikian dikutip dari AFP.

Saat ditanya soal rekor tak terkalahkan tersebut sebelum laga kontra Fiorentina, Ranieri memilih untuk tidak mengomentarinya. Buat dia, yang terpenting sekarang adalah terus berusaha menang siapapun lawan yang menunggu.

“Kadang kami masih naif, kami punya kelemahan. Sepakbola memang seperti itu, bahkan saat Anda mengalami kemajuan di beberapa detil, Anda tetap bisa kemasukan gol karena tak beruntung. Kami harus selalu masuk lapangan dengan memberi perhatian maksimal pada hal-hal detil, siap menerima hasil dan tentunya harus memberikan semua yang kita miliki,” sahut pelatih berjuluk Tinkerman itu.

Roma sendiri bukannya tak terkalahkan di bawah Ranieri. Dari total 28 pertandingan yang sudah dijalani bersama Gialorossi, total 18 kemenangan didapat, enam laga berakhir imbang dan menelan empat kekalahan. (dtc)
 
Cetak Berita Ini Berikan Tanggapan Kirim ke teman

 
 

Cari Cincin Tunangan di Sumur, 4 Orang Tewas
KALIBAGOR, POSMETRO- Petaka melanda Dusun Gabahan RT 1/3, Desa Suro, Kecamatan Kalibagor Minggu (5/9) sore kemarin. Empat orang ditemukan tewas di sumur milik Sapan (38), warga Dusun Gabahan Rt 1/3 yang...
 
>> index  
CURAHAN HATI
  Mataku Dibutakan Tampang dan Harta
SEPERTI yang kuutarakan kemarin, aku sempat merasakan kebahagiaan dengan Misan. So pasti, bukan hanya sekadar kekasih. Kami resmi menjadi pasangan suami istri. Tapi belakangan aku sadar, mataku dibutakan harta dan tampangnya. Perjalanan...
 
>> index  
SUPRANATURAL
 

Tentara Soviet Tewas Dibunuh Alien
Selain Amerika, angkatan udara Rusia adalah salah satu yang juga dibuat bingung dengan penampakan UFO....
 
>> index  
KOLOM
  Target yang Bisa Bikin Bunuh Diri
TARGET PLN Atasi Krisis Tak Tercapai. Itulah judul berita di harian Kompas, Rabu 19 Mei...
 
>> index  
LAE TOGAR
  Tipu Anak 12 Tahun
Kali ini Lae Togar jadi pemandu wisatawa sekelompok anak sekolah dasar. Tiba-tiba, salah satu anak...
 
>> index  
Redaksi: Jl. SM Raja KM 8,5 Amplas
Medan - Sumatera Utara
| Online: 18 User
Copyright © 2005 by SMG
Bali Villas Free proxy site speksnoeten