Posmetro Medan | Menyajikan Fakta, Peristiwa & Fenomena
Home | Archive | E-Paper| Redaksi | Info Iklan  

Posmetro Medan | Menyajikan Fakta, Peristiwa & Fenomena
  Home  BERITA UTAMA
Selasa, 9 Februari 2010 | 10:05
Karena Lampu Lama Padam Bapak Gak Bisa Diselamatkan

pm/ist
Suasana usai kepulan asap mereda.
SALAH seorang kerabat pasien DM. Pangaribuan -yang meninggal saat insiden kebakaran itu, mengaku kisah tragis itu membuat shock isterinya, boru Simanjuntak, dan 5 anaknya. Rumah duka di Jalan Pon III, Kelurahan Pasar Merah Barat, Kec. Medan Kota, yang kemarin disambangi POSMETRO MEDAN, juga terlihat menyiratkan kesedihan.

Pun begitu, “Percuma saja, kami ini orang miskin,” kata seorang wanita kerabat (alm) DM Pangaribuan itu, saat ditanya rencana menggugat manajemen Pirngadi.

“Sama aja, pasti kalah juga, memang sudah begitu semua rumah sakit, udah nasib orang miskin seperti ini,” tambah wanita mengaku bernama Mely boru Pangaribuan itu.

Sebelum meninggal, DM. Pangaribuan sempat dirawat selama dua hari di RS Elisabet, mulai 2 Januari 2010. Namun karena biaya perawatan di rumah sakit swasta itu terbilang mahal, pihak keluarga pun merujuk kakek ini ke RS Pirngadi. Tepatnya Kamis (4/2) lalu, kakek 5 cucu ini dibawa ke RS. Pirngadi, dan langsung mendapat perawatan intensif di ruangan ICU.

Dengan memakai slang infus dan oksigen, Pangaribuan dirawat. Namun, sekitar pukul 10.30 WIB kemarin siang, saat lampu RS. Pirngadi Medan tak juga hidup usai mati sejak pukul 09.20, sontak membuat alat detak jantung DM Pangaribuan terhenti, dan membuat para dokter dan perawat menggunakan alat kejut secara manual untuk memompa detak jantung, tapi itu tak juga menyelamatkan nyawa kakek ini.

“Waktu dipompa pakai detak jantung itu, bapak masih hidup, tapi karena lampunya padam lama... ya nyawa bapak nggak dapat selamat lagi,” terang Marbun, mengaku menantu Pangaribuan. DM. Pangaribuan merupakan pensiunan PTPN II Tanjung Morawa. Ia meninggalkan seorang isteri, 5 anak dan 5 cucu. (reza)
 
Cetak Berita Ini Berikan Tanggapan Kirim ke teman

 
 

Cari Cincin Tunangan di Sumur, 4 Orang Tewas
KALIBAGOR, POSMETRO- Petaka melanda Dusun Gabahan RT 1/3, Desa Suro, Kecamatan Kalibagor Minggu (5/9) sore kemarin. Empat orang ditemukan tewas di sumur milik Sapan (38), warga Dusun Gabahan Rt 1/3 yang...
 
>> index  
CURAHAN HATI
  Mataku Dibutakan Tampang dan Harta
SEPERTI yang kuutarakan kemarin, aku sempat merasakan kebahagiaan dengan Misan. So pasti, bukan hanya sekadar kekasih. Kami resmi menjadi pasangan suami istri. Tapi belakangan aku sadar, mataku dibutakan harta dan tampangnya. Perjalanan...
 
>> index  
SUPRANATURAL
 

Tentara Soviet Tewas Dibunuh Alien
Selain Amerika, angkatan udara Rusia adalah salah satu yang juga dibuat bingung dengan penampakan UFO....
 
>> index  
KOLOM
  Target yang Bisa Bikin Bunuh Diri
TARGET PLN Atasi Krisis Tak Tercapai. Itulah judul berita di harian Kompas, Rabu 19 Mei...
 
>> index  
LAE TOGAR
  Tipu Anak 12 Tahun
Kali ini Lae Togar jadi pemandu wisatawa sekelompok anak sekolah dasar. Tiba-tiba, salah satu anak...
 
>> index  
Redaksi: Jl. SM Raja KM 8,5 Amplas
Medan - Sumatera Utara
| Online: 17 User
Copyright © 2005 by SMG
Bali Villas Free proxy site speksnoeten